<!--[if gte mso 9]> Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE

Sesuai aturan adat setempat pemanfaatan Danau Tempe terbagi atas beberapa area yang berlaku setiap pergantian musim yaitu Cappeang, Palawang, Bungka dan Makkajalla. Pada musim kemarau Danau Tempe berstatus open acces, pada masa ini berlaku sebagai area palawang. Dimana aktivitas pengakapan ikan berkurang dan debit air danau menurun. Pada masa ini ada kearifan nelayan untuk memberi kesempatan ikan-ikan berkembang biak. Sehingga masyarakat nelayan tradisional cenderung melakukan aktivitas pertanian pada lahan sedimen yang semakin meluas pada musim kemarau. Lahan-lahan sedimen dimanfaatakan secara pribadi yang pada akhirnya menimbulkan konflik antar nelayan setempat terkait status pemanfaatannya. Terutama bagi Mereka yang memiliki kekuasaan penuh terhadap pemanfaatan danau pada zona palawang. Selain itu, juga terjadi perubahan pada masyarakat nelayan tradisonal dimana tidak dipatuhinya lagi peraturan mengenai wilayah yang berfungsi sebagai kawasan perlindungan yang memiliki fungsi tersendiri dalam sistem keruangan danau Tempe oleh nelayan setempat. Pengaruh penurunan hasil tangkapan diarea tertentu membuat masyarakat nelayan cenderung bergerak ke area ini untuk menangkap ikan lebih banyak.

Copyright © Leppa-Leppangeng Template Design by RzaaL 1306